Baru Pegang Infinix Note 60 Ultra di MWC 2026: Ini Akan Jadi Kesan Pertama

orbitcyberconer - Barcelona, 5 Maret 2026 — Sempatkan mampir ke booth Infinix di Fira Gran Via dan langsung disambut oleh Note 60 Ultra. Ponsel ini baru diumumkan kemarin dan sudah jadi perbincangan hangat di seluruh venue. Setelah beberapa menit menggenggam perangkatnya, ini catatan cepat yang bisa saya bagikan. 
infinix-note-60-ultra-hands-on-review-mwc-2026


Pertama soal desain. Kolaborasi dengan Pininfarina bukan sekadar gimmick marketing. Bodi aluminium unibody terasa solid dan premium, beda dari plastik yang biasa saya temui di segmen harga menengah Infinix sebelumnya. Yang menarik perhatian langsung adalah punggung ponsel yang benar-benar rata — tidak ada tonjolan kamera sama sekali. Infinix menyebutnya Uni-Chassis camera module, dan hasilnya memang clean sekali. Lampu notifikasi bergaya taillight di bagian belakang juga eye-catching, meski saya belum sempat tes fitur dot matrix display-nya. 

Layar 6,78 inci AMOLED dengan refresh rate 144Hz terlihat tajam dan responsif. Kecerahan 4500 nits terdengar overkill di spesifikasi, tapi di bawah terik matahari Barcelona siang itu, saya masih bisa baca teks dengan jelas. Chipset Dimensity 8400 Ultimate yang dipakai seharusnya cukup handal untuk gaming berat, meski saya belum bisa tes performa gaming karena waktu terbatas. 

Sektor kamera jadi kebanggaan utama. Sensor 200MP Samsung ISOCELL HPE hasilkan detail yang mengesankan saat saya zoom foto sample di gallery. Periscope telephoto 50MP dengan zoom 3,5x optik dan 100x digital juga lancar, meski saya sarankan gunakan digital zoom di bawah 30x untuk hasil optimal. Fitur XDR Image Engine dengan Ultra HDR capture terlihat menstabilkan rentang dinamis di foto contre-jour yang saya coba ambil. 
Varian Warna Infinix Note 60 Ultra
Varian Warna Infinix Note 60 Ultra

Baterai 7000mAh dengan teknologi silicon carbon adalah angka yang gila untuk ukuran smartphone modern. Ditambah pengisian 100W yang diklaim penuh dalam 48 menit, kombinasi ini sepertinya akan jadi senjata utama bagi heavy users. 

Fitur battery self-healing yang memulihkan 1% kesehatan baterai tiap 200 siklus juga terdengar menjanjikan untuk longevity. Fitur komunikasi satelit dua arah sayangnya belum bisa dites di lokasi. Tapi klaim Infinix soal jangkauan lebih luas dari kompetitor patut dicatat, terutama bagi yang sering ke daerah terpencil. 

Harga yang beredar sekitar 3.000 ringgit Malaysia atau setara Rp 12 jutaan untuk varian 12GB/256GB menurut saya sangat kompetitif. Untuk spesifikasi yang dibawa, ini mengancam posisi smartphone menengah atas dari merek mapan. 

Sayangnya, belum ada info pasti soal ketersediaan di Indonesia. Jika Infinix serius dengan harga serupa di pasar domestik, Note 60 Ultra bisa jadi disruptor yang signifikan. kita pantau terus perkembangannya.
OlderNewest

Post a Comment